Sabtu, 09 Mei 2020

Tipe Metabolisme



Menurut tipe metabolisme tubuh, orang - orang dapat dikelompokkan menjadi 3 tipe. Tipe pertama adalah ectomorph. Yaitu tipe orang yang sudah makan banyak, sering nyemil, bahkan minum suplemen penambah berat badan tapi berat badannya begitu - begitu saja, kurus, kerempeng, maka ia tergolong tipe ectomorph. Orang tipe ini, memiliki fungsi metabolisme yang tinggi dan tergolong hardgainer, susah meningkatkan massa otot dan menyimpan lemak.

Tipe kedua adalah mesomorph. Ini adalah tipe idaman, dimana massa otot padat tetapi berat badan tetap ideal. Tipe ini sering dikenal dengan atletis. Metabolisme sedang, dengan pola makan normal mereka tidak khawatir akan pertambahan berat badan atau sebaliknya. Sepertinya orang tipe ini adalah orang yang paling bahagia karena bisa menikmati hidup.

Jumat, 08 Mei 2020

Quantum Learning


Sekian lama beradaptasi dengan model pembelajaran kuantum, baru sekarang saya benar-benar menelaah. Kebetulan ini menjadi obyek simulasi penelitian Pemantapan Kemampuan Profesional yang baru saja saya selesaikan. Setelah menelaah lebih jauh fakta pembelajaran kuantum ternyata lebih mengejutkan daripada apa yang saya pahami selama ini. Menurut analisis saya, model pembelajaran kuantum sangat sesuai dengan karakteristik kebutuhan siswa Sekolah Dasar. Sesuai dengan filosofinya, prinsip pembelajaran ini adalah menghadirkan kegiatan belajar yang gembira, menyenangkan dan menyentuh hati (bermakna). Dengan penerapan kerangka pembelajaran TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, Ulangi dan Rayakan), model pembelajaran ini memungkinkan siswa bergerak, belajar dan bekerja dalam kelompok, memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung secara aktif dalam pembelajaran, serta menumbuhkan motivasi dan semangat yang tinggi dalam aktivitas yang gembira dan menyenangkan.

Kamis, 07 Mei 2020

MEDIA PEMBELAJARAN

Tulisan ini saya buat pararel dengan pengerjaan laporan Pemantapan Kemampuan Profesional. Dalam keseharian, terkadang guru, termasuk saya, mengabaikan peran media dalam pembelajaran. Oleh karenanya, dalam penyampaian bahan ajar, guru hanya menjelaskan secara lisan sehingga memungkinkan terjadinya verbalisme konsep/teori. Penyediaan media pembelajaran, terkadang terkendala, kurangnya waktu persiapan, tidak adanya perencanaan pembelaran sebelumnya, media yang sulit didapat karena keterbatasan unit atau terlalu memakan biaya. Maka, jadilah KBM ala - ala, tanpa media, tanpa rencana, diperparah dengan pemilihan metode sejuta umat, yaitu metode ceramah. Tidak heran jika tujuan pembelajaran tidak tercapai maksimal.

Menurut teori Piaget, anak usia Sekolah Dasar, berada dalam tahapan  perkembangan kognitif operasi konkret. Pada tahap tersebut pola pikir anak berada dalam tahap berpikir konkret sehingga dalam proses pembelajaran, mereka harus dihadapkan dengan benda - benda konkret karena alaminya, mereka belum mampu memahami hal - hal yang bersifat abstraK. Maka, penggunaan media sangat penting dalam pembentukan ide/gagasan terhadap konsep atau teori tertentu. Tanpa media, pembelajaran yang dilaksanakan dapat disebut menyalahi kodrat anak, yang artinya jika tujuan pembelajaran tidak tercapai, maka itu bukanlah salah anak(siswa), melainkan letak kesalahan ada pada guru.

Rabu, 06 Mei 2020

SimpaTIK


Adalah singkatan dari sistem informasi managemen pelatihan berbasis TIK. Tentu sebagian bapak ibu guru sudah tahu program pelatihan yang di gagas oleh kemendikbud ini. Melalui laman simpaTIK.kemdikbud.go.id, pelatihan online banyak sekali di tawarkan, dan hebatnya adalah semuanya free alias gratis.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah bagi sekolah terdampak covid, yang mana sekolah berpindah ke rumah, maka guru harus siap dan melek dengan teknologi pembelajaran online. Untuk itulah pemerintah melaunching program simpaTIK ini.

Jumat, 01 Mei 2020

Historia Kemarin Dulu



Bercerita tentang masa kecil, tak akan ada habisnya. Seandainya benar ada kapsul waktu, salah satu tujuanku pasti kembali ke masa kanak-kanakku. Saat dimana belum terfikirkan tentang suka duka hidup. Hanya ada suka dan bahagia. Bebas tanpa beban. Ringan seperti bulir dandelion yang terbang terbawa angin. Maka saat itulah sinapsis sel - sel syaraf otaku semakin banyak terhubung. Satu..dua...puluhan...ratusan...jutaan...milyaran. Terstimulasi oleh keadaan.

Waktu itu, orang desaku masih menggunakan kayu bakar untuk memasak. Menggunakan tungku yang yang terbuat dari tanah liat. Keren namanya. Maka untuk memenuhi kebutuhan kayu bakar, kadang aku tretekan mencari kayu empring (ranting bambu), jati, mahoni dan jenis ranting kayu lainnya di hutan. Tentu bukan ranting atau batang yang masih hidup, tapi yang sudah patah dan kering. Sebenarnya, mencari kayu ini hanya alasan, biar aku diperbolahkan bermain. Atau alasan biar bapak ibuku nggak marahi saat pulang main kesorean. Iya, meskipun itu hanya akal bulus, tapi setidaknya ada yang hal baik yang aku lakukan, yaitu membantu orang tua. Iya kan?