Di era pesatnya teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, digitalisasi sudah merambah ke berbagai lini kehidupan. Revolusi indutri 4.0 tampak semakin dekat dan dipercepat dengan adanya pandemi virus Covid 19. Tak terkecuali di sektor pendidikan. Digitalisasi pendidikan secara signifikan sudah mulai tampak sejak 2 tahun belakangan, dimana sistem belajar daring diterapkan. Sumber belajar mulai dikembangkan oleh berbagai developer, khususnya swasta (komersil) untuk memenuhi permintaan pelaku pendidikan, berupa kebutuhan-kebutuhan pembelajaran daring.
Kamis, 11 November 2021
7 Alasan Pentingnya Portal Rumah Belajar
Di era pesatnya teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, digitalisasi sudah merambah ke berbagai lini kehidupan. Revolusi indutri 4.0 tampak semakin dekat dan dipercepat dengan adanya pandemi virus Covid 19. Tak terkecuali di sektor pendidikan. Digitalisasi pendidikan secara signifikan sudah mulai tampak sejak 2 tahun belakangan, dimana sistem belajar daring diterapkan. Sumber belajar mulai dikembangkan oleh berbagai developer, khususnya swasta (komersil) untuk memenuhi permintaan pelaku pendidikan, berupa kebutuhan-kebutuhan pembelajaran daring.
Rabu, 10 November 2021
Sosialisasi Portal Rumah Belajar #2
Tugas VLOG PembaTIK Level 4
Minggu, 07 November 2021
Karya Aksara di Tengah Corona
Setelah terinspirasi untuk menghidupkan blog lagi, salah satu pemantik semangat saya adalah karya antologi yang pernah saya terbitkan. Lagi-lagi imbas baik dari pandemi Covid 19 dimana saya banyak menghabiskan waktu di rumah. Meskipun setiap hari disibukkan dengan PJJ dan pekerjaan domestik sekolah maupun rumah, kebosanan akan rutinitas melanda hati. Jadilah saya mulai mengikuti kelas menulis, baik yang berbayar maupun gratis. Banyak sekali penawaran yang bisa diambil untuk mengikuti kelas menulis. Selain mendapat bimbingan, kita juga mendapatkan bonus penerbitan buku antologi bersama teman-teman anggota kelas menulis. Impian besar saya, semoga suatu saat nanti saya bisa menerbitkan buku karya sendiri. InshaAllah. Aamiin.
Febriketjil
Ahad, November 7, 2021
#dikejardeadlinepembatik
wekawekaweka...
Sabtu, 06 November 2021
Sosialiasi Portal Rumah Belajar #1
Guru Berbenah Wujudkan Merdeka Belajar
Program Tribun TWIT yang tayang live di Tribun Kaltim Official ini merupakan hasil kolaborasi Sahabat Rumah Belajar Kota Balikpapan 2021 : Mbak Tari, mbak Afni, dan Mbak Ade, Duta Rumah Belajar 2020. Bertemu dengan orang-orang baru yang luar biasa menginspirasi, menggungah semangat dan motivasi untuk keluar dari zona nyaman dan mulai bertualang pengalaman. Meski masing-masing dari kami mempunyai kesibukan sendiri-sendiri dan harus pintar menentukan prioritas, alhamdulillah dengan persiapan yang singkat, bermodal suntikan semangat dari sesama SRB Kaltim, acara ini berjalan sukses. Mengangkat tema merdeka belajar dengan pemnafaatan fitur poral Rumah Belajar, niat kami adalah berbagi sedikit ilmu yang lebih dulu kami ketahui dengan mengikuti program PembaTIK hingga level 4 ini. Langkah awal untuk melangkah lebih jauh, berkolaborasi dan berbagi.
@febriketjil
#PembaTIK2021 #DutaRumahBelajar2021 #RumahBelajar2021 #BerbagiTIK
Rabu, 03 November 2021
Sekilas Coaching Day 1 - PembaTIK Level 4 Kaltim
Sabtu, 09 Mei 2020
Tipe Metabolisme
Menurut tipe metabolisme tubuh, orang - orang dapat dikelompokkan menjadi 3 tipe. Tipe pertama adalah ectomorph. Yaitu tipe orang yang sudah makan banyak, sering nyemil, bahkan minum suplemen penambah berat badan tapi berat badannya begitu - begitu saja, kurus, kerempeng, maka ia tergolong tipe ectomorph. Orang tipe ini, memiliki fungsi metabolisme yang tinggi dan tergolong hardgainer, susah meningkatkan massa otot dan menyimpan lemak.
Tipe kedua adalah mesomorph. Ini adalah tipe idaman, dimana massa otot padat tetapi berat badan tetap ideal. Tipe ini sering dikenal dengan atletis. Metabolisme sedang, dengan pola makan normal mereka tidak khawatir akan pertambahan berat badan atau sebaliknya. Sepertinya orang tipe ini adalah orang yang paling bahagia karena bisa menikmati hidup.
Jumat, 08 Mei 2020
Quantum Learning
Sekian lama beradaptasi dengan model pembelajaran kuantum, baru sekarang saya benar-benar menelaah. Kebetulan ini menjadi obyek simulasi penelitian Pemantapan Kemampuan Profesional yang baru saja saya selesaikan. Setelah menelaah lebih jauh fakta pembelajaran kuantum ternyata lebih mengejutkan daripada apa yang saya pahami selama ini. Menurut analisis saya, model pembelajaran kuantum sangat sesuai dengan karakteristik kebutuhan siswa Sekolah Dasar. Sesuai dengan filosofinya, prinsip pembelajaran ini adalah menghadirkan kegiatan belajar yang gembira, menyenangkan dan menyentuh hati (bermakna). Dengan penerapan kerangka pembelajaran TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, Ulangi dan Rayakan), model pembelajaran ini memungkinkan siswa bergerak, belajar dan bekerja dalam kelompok, memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung secara aktif dalam pembelajaran, serta menumbuhkan motivasi dan semangat yang tinggi dalam aktivitas yang gembira dan menyenangkan.
Kamis, 07 Mei 2020
MEDIA PEMBELAJARAN
Menurut teori Piaget, anak usia Sekolah Dasar, berada dalam tahapan perkembangan kognitif operasi konkret. Pada tahap tersebut pola pikir anak berada dalam tahap berpikir konkret sehingga dalam proses pembelajaran, mereka harus dihadapkan dengan benda - benda konkret karena alaminya, mereka belum mampu memahami hal - hal yang bersifat abstraK. Maka, penggunaan media sangat penting dalam pembentukan ide/gagasan terhadap konsep atau teori tertentu. Tanpa media, pembelajaran yang dilaksanakan dapat disebut menyalahi kodrat anak, yang artinya jika tujuan pembelajaran tidak tercapai, maka itu bukanlah salah anak(siswa), melainkan letak kesalahan ada pada guru.
Rabu, 06 Mei 2020
SimpaTIK
Sebagai bentuk dukungan pemerintah bagi sekolah terdampak covid, yang mana sekolah berpindah ke rumah, maka guru harus siap dan melek dengan teknologi pembelajaran online. Untuk itulah pemerintah melaunching program simpaTIK ini.
Jumat, 01 Mei 2020
Historia Kemarin Dulu
Bercerita tentang masa kecil, tak akan ada habisnya. Seandainya benar ada kapsul waktu, salah satu tujuanku pasti kembali ke masa kanak-kanakku. Saat dimana belum terfikirkan tentang suka duka hidup. Hanya ada suka dan bahagia. Bebas tanpa beban. Ringan seperti bulir dandelion yang terbang terbawa angin. Maka saat itulah sinapsis sel - sel syaraf otaku semakin banyak terhubung. Satu..dua...puluhan...ratusan...jutaan...milyaran. Terstimulasi oleh keadaan.
Waktu itu, orang desaku masih menggunakan kayu bakar untuk memasak. Menggunakan tungku yang yang terbuat dari tanah liat. Keren namanya. Maka untuk memenuhi kebutuhan kayu bakar, kadang aku tretekan mencari kayu empring (ranting bambu), jati, mahoni dan jenis ranting kayu lainnya di hutan. Tentu bukan ranting atau batang yang masih hidup, tapi yang sudah patah dan kering. Sebenarnya, mencari kayu ini hanya alasan, biar aku diperbolahkan bermain. Atau alasan biar bapak ibuku nggak marahi saat pulang main kesorean. Iya, meskipun itu hanya akal bulus, tapi setidaknya ada yang hal baik yang aku lakukan, yaitu membantu orang tua. Iya kan?





